oleh

Seorang Ibu Ingin Buktikan Tuhan Nyata Pada Anaknya Dengan Menabrakkan Mobil Ke Tiang Beton

Wawasan Kita, Berita Unik – Sebagai orang tua, memberi pemahaman dan pengertian pada anak akan iman tentu jadi hal yang penting. Ada banyak cara yang bisa dilakukan dan contoh yang bisa diambil dari keseharian. Hanya saja apa yang terjadi di Georgia baru-baru ini justru terlalu ekstrem.

Seperti dilansir dari Oddity Central, seorang perempuan bernama Bakari Warren harus mendekam di penjara setelah secara sengaja menabrakan mobilnya ke tiang beton. Alasannya? Well, perempuan yang satu ini ingin menunjukkan kalau Tuhan memang ada pada anak-anaknya.

Menurut laporan yang ada, perempuan ini ingin membuktikan kalau Tuhan memang ada pada anak-anaknya dengan cara menabrakan mobilnya ke tiang beton. Karena bagi perempuan ini jika memiliki iman dan yakin Tuhan akan melindungi mereka, menabrakan mobil ke tiang beton pun bukan sesuatu yang serius.

Kejadian ini sendiri terekam lewat kamera lalu lintas, di mana perempuan berusia 25 tahun itu mengendarai mobilnya di Peachtree Industrial Boulevard di Gwinnett County, Georgia. Kedua anaknya yang masih berusia 5 dan 7 tahun pun berada di kursi belakang yang beruntung berhasil meloloskan diri tanpa terluka.

Baca juga:Viral, Tulisan Tata Tertib Di Toilet Umum yang Bikin Geleng Kepala

Kecelakaan mengerikan ini juga dikonfirmasi oleh anak Bakari Warren yang mengatakan kalau Ibunya sempat menutup matanya ketika kejadian tersebut terjadi. “Yeah, karena dia (Warren Bakari) membalikkan badan. Matanya tertutup dan dia mengatakan blah, blah, blah, aku cinta Tuhan,” ujar salah satu anak Warren.

Dalam pembelaannya, Warren sudah mengatakan anak-anaknya untuk mengencangkan sabuk pengaman sebelum melaju lurus ke arah tiang beton. Karena perbuatannya, Warren pun ditangkap dan dikenai denda sebesar US$ 22.000 atau sekitar 301 juta rupiah, sementara kedua anaknya dititipkan pada sang kakek.

pohonpoker.net agen poker dan domino online terbaik di indonesia

Sumber: kapanlagi.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed