oleh

Zumi Zola Tersangka Korupsi Diduga Kualat Ikut Bela 212

Wawasan Kita, Berita Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli dan Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jambi Arfan sebagai tersangka korupsi.

Mereka dituduh merima hadiah atau gratifikasi dari sejumlah proyek di Provinsi Jambi. Dalam kasus gratifikasi ini, KPK menduga Zumi menerima uang Rp6 miliar.

“Tersangka Zumi Zola baik bersama-sama dengan tersangka ARN diduga menerima hadiah atau janji baik terkait sejumlah proyek di Jambi,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat konferensi pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2018).

Penetapan tersebut berdasar hasil gelar perkara pihaknya atas pengembangan kasus yang telah masuk penyelidikan. Namun berdasarkan bukti permulaan yang cukup, akhirnya Zumi Zola ditingkatkan statusnya ke penyidikan.

 

Atas perbuatannya, Zumi dan Arfan diduga melanggar Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

Dalam kasus suap pengesahan APBD Jambi, KPK menetapkan empat orang tersangka, yakni anggota DPRD Provinsi Jambi Supriyono, Plt Sekretaris Daerah Jambi Erwan, Plt Kadis PUPR Arfan, dan Asisten Daerah III Syaifuddin.

Supriyono yang merupakan anggota DPRD Jambi periode 2014-2019 diduga telah menerima hadiah atau janji terkait pengesahan APBD Jambi 2018 dari Erwan, Arfan, dan Syaifuddin.

Dalam kasus yang bermula dari OTT ini, KPK mengamankan uang sebesar Rp4,7 miliar dari total suap yang diduga mencapai Rp6 miliar.

pohonpoker.net agen poker dan domino online terbaik di indonesia

Sumber: suara.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed