oleh

Per 1 Oktober, Anies Naikkan Tarif Rusunawa Hingga Ratusan Ribu

Berita Nasional – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menaikkan tarif rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Jakarta. Untuk warga relokasi, tarifnya termurah menjadi Rp 187.000/bulan, sedangkan untuk warga umum, tarif termurah jadi Rp 409.000/bulan.

Anies mengatur kenaikan tersebut dalam Pergub Nomor 55 Tahun 2018 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Pelayanan Perumahan. Aturan tersebut mengganti Perda Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Daerah.

Salah satu rusun yang mengalami kenaikan biaya sewa adalah Rusun Cipinang, Jakarta Timur. Kenaikan tarif per unit mencapai lebih dari Rp 100.000.

“Iya benar (ada kenaikan),” kata pelaksana tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Meli Budiastuti kepada detikcom, Selasa (14/8/2018).

Meli mengatakan ada beberapa penyesuaian tarif untuk rusun saat ini. Warga mulai harus membayar tarif baru pada 1 Oktober 2018.

“Karena ada beberapa pertimbangan untuk diterbitkannya Pergub 55 Tahun 2018,” ucap Meli.

Di Rusun Cipinang sendiri, misalnya, di lantai V bagi warga relokasi, tarifnya menjadi Rp 187.000/bulan dari sebelumnya hanya Rp 156.000/bulan. Sedangkan bagi warga umum di lantai V, kenaikannya menjadi Rp 409.000/bulan dari sebelumnya hanya Rp 341.000/bulan. Sedangkan untuk warga umum lantai I, tarifnya naik dari Rp 508.000/bulan jadi Rp 609.000/bulan.

Selain itu, ada penyesuaian tarif untuk rusun lainnya. Berikut ini tarif kenaikan di Rusun Cipinang:

Surat kenaikkan tarif Rusunawa Cipinang
Surat kenaikkan tarif Rusunawa Cipinang

Sumber: detik.com

agen poker terpercaya Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed