oleh

Selamat, Indonesia Tak Masuk Daftar Negara Penghasil Polusi Terbesar Di Dunia

Berita Internasional – Penyumbang emisi terbesar di dunia berasal dari China dan Amerika Serikat. Menurut World Health Organisation (WHO), telah dilakukan pengukuran polusi udara di seluruh dunia, dan hasilnya ditemukan partikel halus yang bisa menyebabkan stroke, penyakit jantung, dan kanker paru-paru.

“Bayangkan pencemaran udara tersebut masuk ke paru-paru dan sistem kardiovaskular kalian dan menyebabkan angka kematian yang besar, yaitu 7 juta kematian prematur setiap tahun,” kata Dr Neira.

Tak hanya China dan AS, masih ada negara-negara lainnya yang juga menjadi penyumbang polusi terbanyak di dunia:

1. China
Menurut data terbaru dari Global Carbon Project, China adalah penghasil emisi karbon dioksida terbesar di dunia. China memancarkan sekitar 10.357 juta metrik ton per tahunnya. Menurut Departemen Kesehatan China, polusi udara menyebabkan kanker sebagai penyebab utama kematian di China. Dan hanya 1 persen dari 560 juta penduduk kota yang bisa menghirup udara bersih dan dianggap aman oleh Uni Eropa, karena semua kota-kota besarnya terus tertutup abu-abu beracun.

2. Amerika Serikat
Amerika Serikat menjadi negara kedua, dengan sekitar 5.414 juta metrik ton emisi karbon dioksida per tahun. Menurut laporan “Keadaan Udara” American Lung Association 2018, lebih dari 133,9 juta orang AS tinggal di daerah dengan tingkat pencemaran udara yang tidak sehat. Polusi menyebabkan berbagai penyakit, termasuk asma, kanker paru-paru, dan rentang hidup yang singkat.

3. India
India memancarkan sekitar 2.274 juta metrik ton per tahun. Bahkan ada ramalan pada tahun 2030, sekitar separuh penduduk India diperkirakan pindah ke kota lain untuk memperoleh udara bersih.

Di ibukota, Delhi, partikel-partikel mikroskopis beracun telah melonjak hingga 75 kali lipat dari tingkat aman menurut WHO.

4. Rusia
Rusia memancarkan sekitar 1.617 juta metrik ton per tahun. Penyebabnya adalah beragam masalah lingkungan, termasuk penggundulan hutan, penggunaan energi yang berlebihan, polusi, dan limbah nuklir.

Menurut Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Rusia, Rusia saat ini memanas 2,5 kali lebih cepat daripada bagian dunia lainnya.

agen poker terpercaya Indonesia

Sumber: merdeka.com

Leave a Reply

News Feed