Di Usia Bayi Menginjak 4 Bulan, Bayi Harus Tidur Terpisah Dengan Orangtua, Ini Efeknya!

Wawasan Kita – Menurut penelitian yang dipublikasi Pediatrics, Ian M Paul dari Pediatri dan Ilmu Kesehatan Masyarakat di Penn State College of Medicine di Hershey, Pennsylvania, baik si bayi maupun orang tuanya tidur bersama akan mengurangi kualitas tidur malam. Waktu tidur semakin pendek dan tidur yang tidak aman. Mengapa?

Pada bulan Oktober 2016, ada hasil penelitian menyatakan, sampai tahun pertama, bayi harus tidur bersama kedua orangtuanya. Hal tersebut mampu menurunkan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) yang menghasilkan 3.500 kematian per tahun di Amerika Serikat. AGEN POKER

Namun, hal tersebut ternyata tidak benar keseluruhan. Fakta lainnya menyatakan bahwa SIDS kebanyakan terjadi saat anak berusia 6 bulan. Fakta lainnya adalah, pentingnya pemisahan kamar anak dan orangtua, agar tingkat risiko frustasi pada orangtua menurun dan tentunya anak menjadi lebih bahagia.

Temuan itu berasal dari 230 ibu yang menyelesaikan kuesioner sebagai bagian dari studi Perawat Intervensi Perawat Mulai Menular pada Trajektori Sehat (INSIGHT) saat bayi mereka berusia 4, 9, 12, dan 30 bulan.

Mereka melaporkan durasi tidur dan perilaku. Kemudian, periset mempelajari perbedaan di antara tiga kelompok: tidur mandiri awal (mereka yang tidur di kamar mereka sendiri pada usia di bawah 4 bulan, kelompok terbesar dengan 62%); Kemudian tidur mandiri (mereka yang tidur di kamar mereka sendiri antara usia 4 dan 9 bulan, 27%); Dan ruang sharers pada usia 9 bulan (11%).

Manfaat lain dari bayi tidur terpisah dengan orang tuanya adalah kualitas tidur bayi menjadi lebih baik. Rata-rata tidur mereka menjadi 7 jam 46 menit dari sebelumnya hanya sekira 6 jam saja. Hal tersebut tentunya baik untuk kelangsungan hidup yang baik.

Sumber :: okezone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *