Dipenjara 15 Tahun Setelah Melakukan Operasi Payudara, Mengapa?

Wawasan Kita – Dokter bedah asal Inggris, Ian Paterson, dijatuhi hukuman penjara setelah melakukan tindakan operasi payudara yang sebenarnya tidak perlu dilakukan. Paterson harus mendekam 15 tahun setelah mengoperasi 10 payudara wanita hanya untuk kepentingan pribadinya.

Tidak diketahui apa motif sebenarnya yang membuat dokter bedah berusia 59 tahun itu melakukan operasi ini.

Kepada pasiennya, Paterson berbohong dengan membesar-besarkan risiko bahwa pasien tersebut akan menderita kanker payudara, jika tak segera di operasi.

Lantas, setelah mendengar hal itu membuat pasien memutuskan untuk menjalani operasi payudara ataupun pengangkatan payudara (mastektomi). Padahal yang sebenarnya tidak diperlukan operasi.

“Hal ini tentu membuat efek fisik dan psikologis yang mendalam bagi pasien,” kata Baker Pengadilan Tinggi Nottingham seperti mengutip Fox News, Kamis (1/6/2017).

“Dia tidak memperhatikan efek jangka panjang pada pasien, dia mempermainkan ketakukan pasien,” kata Jeremy Baker selaku hakim kasus tersebut. AGEN DOMINO

Mendengar keputusan penjara bagi Paterson, salah satu korban, Patricia Welch, merasa keadilan sudah ditegakkan. Namun, Patricia menginginkan adanya perlindungan saat pasien mencari pertolongan di perawatan medis swasta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *